Pelatih dan Stadion Persiba Bantul ditolak masuk ISL

Pelatih yang membawa Persiba Bantul juara Liga Ti-phone (Divisi Utama) dan promosi ke ISL ditolak oleh PT. Liga Indonesia (PT. LI)
selengkapnya :
PT. LI menegaskan bahwa pihaknya menolak keinginan juara Divisi Utama Liga Indonesia, Persiba Bantul, untuk tetap menggunakan Stadion Sultan Agung sebagai home base di Superliga Indonesia dan mempertahankan Sajuri Sahid sebagai pelatih.
Seperti yang dilansir oleh Harian Jogja, PT. LI menyatakan bahwa penolakan tersebut karena terbentur dengan aturan mengenai persyaratan yang harus dipenuhi setiap klub yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia.
“Pokoknya aturannya jelas. Stadion harus ada lampunya, dan pelatih kepala harus lisensi A. Kami tidak akan main-main, kami akan tegas dengan aturan ini. Dan aturan ini sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi,” kata Manager Administrasi Kompetisi PT LI, Darwis Satmoko.
Darwis mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan arahan kepada setiap tim DIvisi Utama mengenai aturan tersebut. “Dan Bantul, mengaku sudah mempersiapkan semua. Mereka mengatakan tinggal memasang lampu saja. Tapi kalau memang kenyataan sampai minggu kedua September belum ada lampu, ya silakan main di Manahan Solo. Dan perlu diingat pelatih harus lisensi A,” tegasnya.
Tags: SPORT

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Share your views...
0 Respones to "Pelatih dan Stadion Persiba Bantul ditolak masuk ISL"
Posting Komentar